Pemilihan Gubernur Banten, akan digelar Oktober 2011. Sampai saat ini hanya baru tiga calon yang sudah memproklamirkan dirinya akan jadi Gubernur Banten, yitu Ratu Atut Chosiyah, yang saat ini menjabat Gubernur Banten, Wahidin Halim, Walokota Tangerang dan H. Mualyadi Jayabaya, Bupati Lebak. Belum tahu untuk calon calon yang lainnya. Dari ketiga calon gubernur ini terlihat jelas bahwa ini pertarungan antara Bos dan anak buahnya. Sebuah pertarungan merebut posisi Banten 1 yang semakin seru ini, merupakan pertaruhan Gubernur Banten yang sesungguhnya yang dalam istilahnya bisa dikatakan sebagai The Real War, karena masing - masing pihak mempunyai para loyalis, berdasarkan sebaran wilayah maupun kharisma para calon, dan yang tidak kalah penting adalah partai pendukung. Atut yang dalam hal ini sudah mendapatkan suara bulat dari Golkar. Sementara Wahidin mendapat dukungan dari Partai Demokrat sedang H. Mulyadi Jayabaya dari PDIP
Lalu, bagaimana peta pemilihan calon Gubernur Banten yang tersebar di 8 wilayah kabupaten dan wilayah kota. Jumlah penduduk banten yang saat ini berjumlah 10.644.030, yang terdiri dari 5.440.783 laki - laki dan 5..203.247. Banten yang sebaran wilayahnya masih bertumpu pada wilayah kota yang mencapai 58, 81 % di wilayah Tangerang, Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Sementara wilayah utara Banten mencapai 22,12 % yang wilyahnya meliputi Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilogon. Untuk wilayah bagi Selatan mencapai 22,07 % yang terdiri dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Memang pertarungan masih samar - samar, karena masing - masing calon belum memilih wakilnya, namun melihat hitung - hitungan kasar dapat diprediksi bahwa untuk wilayah Tangerang, baik Tangerag Kota, Tangerang Selatan dan Tangerang Kabupaten antara Atut dan Wahidin berbagi skor 50 : 50, karena faktor Kedudukan Jabatan untuk Wilayah Kota dipegang oleh Wahidin Halim, sedangkan Tangerang Selatan yang baru saja dimenangkan oleh Airin yang notebene iparnya Atut akan mengarahkan suaranya untuk kakak iparnya. Sedangkan Kabupaten Tanggerang,suara akan terpecah antara Wahidin dan Atut. Untuk H. Mulyadi Jayabaya untuk wilayah utara Banten ini agak sulit untuk mendapatkan suara karena faktor keterjauhan jarak.
Wilayah kota Serang dan Cilegon, Faktor Atut sebagai Incumbent masih menjadi faktor penetu untuk perolehan suara baginya, namun Wahidin dan H. Mulyadi juga mempunyai jaringan diwilayah ini, maka faktor kepiawaian ketiga kandidat ini juga menjadi faktor goal getter disamping faktor partai. Sementara untuk wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang jaringan H. Mulyadi menjadi penentu bagi perolehan suara baginya karena pemilh disini lebih banyak banyak memandang faktor populis dan itu dimiliki oleh H. Mulyadi. Namun untuk pengikut Atut diceruk pemilihan ini juga banyak, bisa dibilang 50 : 50 antara Atut dan H. Mulyadi. Sedangkan Wahidin untuk wilayah ini masih berjuang keras untuk mengambil ceruk pasar yangh dimiliki antara Atut Dan H. Mulyadi.
Politik, kapan saja bisa berubah karena kalkulasi dan perhitungan yang namanya prediksi bisa saja berubah dilapangan dan faktor - faktor lainnya juga menjadi penentu, baik tema kampanye, partai pendukung, jaringan para pihak yang mencalonkan dirinya menjadi Gubernur. Bagi saya, siapapun yang terpilih itu merupakan yang terbaik untuk masyarakat Banten dan tentunya bagi Indonesia, selamat memilih dan siapapun pemenangnya adalah plihan anda.
Selamat Memilih, Pilihlah berdasarkan suara hati nurani anda. FORMASI (FORUM MASYARAKAT INDONESIA ) sebagai mediasi untuk pemilih CERDAS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar