Rupanya Fauzi, saat ini tidak bisa menjadi King Maker, seperti pemilihan terdahulu, dimana dia hanya melawan Adang. Kalaupun dari sekian banyak calon, yang jelas bukan hanya dua calon yang akan menjadi kandidat DKI satu, terlebih dari Partai Demokrta akan memajukan calonnya Nachrowi Ramli yang juga punya kekuatan promordial yaitu Betawi, belum lagi Golkar yang juga akan memajukan calonnya, yang sampai saat ini masih dalam penggodokan siapa yang bakal maju untuk menjadi rivalnya Fauzi. Dan nama nama beken lainnya. Yang jelas pemilihan saat ini akan lebih punya warna ketimbang pemilihan yang terdahulu. Kalaupun kedudukan incumbent tentu masih memberi peluang bagi Fauzi, namun hal ini membuat tidak nyaman Fauzi untuk melanggengkan jabatannya.
Pada pemilihan terdahulu, Fauzi menjadi tokoh sentral dari partai - partai besar selain PKS. Namun saat ini Golkar, PDIP dan partai lainnya seperti Gerindra mempunyai calonnya masing - masing, yang tentunya setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan KPU. Penduduk DKI yang merupakan pemilih yang mempunyai kualitas dari segi pendidikan dan hal lainnya, saat ini diberi pilihan tidak hanya dua orang, namunh lebih. Dan siapa yang akan menjadi DKI SATU, kita tunggu hasilnya.
FORMASI, MEDIA UNTUK PEMILIH CERDAS.
GUNAKAN HAK PILIH ANDA SESUAI DENGAN NURANI ANDA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar