484 ulang tahun Jakarta sebagai Ibukota negara bukan hanya dimaknai sebagai seremonial belaka, namun pertanyaannya yang kerap muncul, sudahkah Jakarta layak sebagai kota yang disebut metropolis yang merupakan citra bangsa dari sebuah ibukota negeri ini ?. Untuk menjawab pertanyaang - pertanyaan tersebut maka Jakarta jangan dijadikan 'RACUN' bagi para penghuninya, untuk mengakses pengertian "RACUN", maka Jakarta harus ditata agar tidak menjadi "RACUN" yaitu :
RUSAK, jangan rusak jakarta demi kepentingan - kepentingan sesaat, baik kepentingan kelompok, partai atau golongan tertentu. Jakarta adalah milik semua, semua untuk Jakarta, Jakarta untuk semua. Dengan falsafah ini, maka Jakarta tidak akan RUSAK.
AMBURADUL, dengan rusaknya Jakarta, maka secara otomatis jakarta menjadi ambaradul baik rencana tata ruang dan wilayahnya maupun masyarakatnya sehingga berpengaruh pada tata laksana penataan Jakarta secara menyeluruh.
CULAS , Jakarta bisa rusak ketika dipimpin oleh orang - orang yang culas yang memimpin Jakarta demi kepentingan pribadi, golongan, partai tanpa melihat kepentingan masyarakat dan bangsa secara menyeluruh.
URAKAN, Jakarta sebagai simbol negara memang tidak layak dipimpin oleh orang urakan yang merencanakan, membangun dan mengembangkan Jakarta sebagai SERVICES CITY.
NARSIS, dan kesemua sifat - sifat yang disebutkan diatas adalah kepemilikan dari orang - orang yang mempunyai sifat narsis sehingga menjadikan JAKARTA SEBAGAI KOTA YANG RUSAK, AMBURADUL, CULAS DAN URAKAN.
Untuk membangun Jakarta, maka kita harus membangun Jakarta dengan sistem " MADU" yang dapat diartikan :
MAPAN , Jakarta sebagai tolak ukur dari propinsi yang lain harus MAPAN pembangunan masyarakatnya yang berupa kualitas sumber daya manusianya, sumber daya alamnya, sumber daya ekonomimya sumber daya tehnologinya yang merupakan sumber daya wilayah sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta dan bangsa.
AKTUAL, Jakarta harus mampu menampilkan hal - hal yang aktual sebagai contoh dan tolak ukur bagi propinsi yang lainnya dan itu sebagai kredo kota metropolis dan ibukota negeri dari Indonesia.
DRAJAT, apa yang dilakukan oleh Jakarta merupakan DRAJAT HARGA DIRI BANGSA, maka pembangunan Jakarta harus direncanakan, dilkasanakan dan dikembangan secara terpadu dan terintegrasi .
UNTUKMU WARGA JAKARTAKU, dengan pembangunan sistem MADU MAKA KITA SEMUA TANPA MELIHAT STATUS YANG JELAS JAKARTA MENJADI UNTUKMU WARGA JAKARTAMU KARENA JAKARTA DITATA DENGAN POLA MADU YANG MEMBERI KENIKMATAN DAN KESEGARAN LAYAKNYA BENAR - BENAR BAK MADU
SELAMAT ULANG TAHUN JAKARTAKU BIAR KAU JADI MADU BAGI KITA SEMUA KINI DAN YANG AKAN DATANG.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar