Senin, 20 Juni 2011

MEMAKNAI 484 ULANG TAHUN JAKARTA

Jakarta, rupanya sudah berumur 484 tahun, pertanyaannya adalah " APA YANG SUDAH DIPERBUAT JAKARTA ???, pertanyaannya ini layak diberikan, bukan kepada kotanya namun kepada sang Nakhoda Jakarta saat ini, yaitu Fauzi Bowo sang Komandan Jakarta.Tanpa menghilangkan apa yang sudah diperbuatnya yang tentunya telah banyak memberikan manfaat, namun masalah utama Jakarta yang berupa transportasi yang notebene berhubungan langsung dengan kemacetan sampai saat ini masih menjadi kendala utama, banjir yang tidak berkesudahan,ruang hijau yang makin tergerus dengan hutan - hutan beton, belum lagi kesejahteraan masyarakat Jakarta yang belum terakomodasi dengan istilah Jakarta sebagai kota metropolis.
Jakarta adalah barometer bagi kota lainnya, karena Jakarta merupakan ibukota negara, kebnerhasilan kota Jakarta bukan saja mewakili Fauzi Bowo sebagai Gubernur atau komandan Jakarta, namun sebagai tolak ukur dari keberhasilan pemerintah Pusat, karena Bang Foke tidak akan mampu bekerja secara personal tanpa sinergi dengan pemerintah pusat . Dengan adanya carut marut yang ada di Jakarta berarti itu menunjukkan carut marut kerja team antara Fauzi Bowo dengan pemerintah pusat, maka master plan berupa Rencana Tata Ruang Wilayah harus dilakukan secara terpadu, dengan demikian bertambah umurnya Jakarta semakin bertambah apiknya sang kota metropolis.
Semoga Jakarta yang berulang tahun punya makna bukan hanya bagi warganya namun bagi negara ini, semoga saja dan itu bukan hanya sebagai harapan namun menjadi kenyataan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar